Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menjelaskan, ketika bekerjasama dengan BUMN dalam menggarap proyek-proyek, pihaknya merasa memiliki beban tambahan.
Menurutnya, sering kali pihaknya harus diaudit oleh BPKP karena terlibat dalam kerjasama dengan BUMN, padahal pengusaha tanah air tidak melakukan kecurangan atau pelanggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait niat Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menggandeng swasta dan BUMN menggarap proyek migas senilai Rp 200 triliun dari BP Migas di 2013. Sofjan menyambut baik ide mantan Dirut PLN itu, menurutnya sudah saatnya perusahaan plat merah dan swasta tanah air dilibatkan dalam proyek-proyek migas strategis yang selama ini banyak dinikmati oleh asing.
โSaya pikir baik,โ pungkasnya.
(feb/dru)











































