RI Belajar dari Thailand Soal Industri Pameran dan Perdagangan

RI Belajar dari Thailand Soal Industri Pameran dan Perdagangan

- detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 17:44 WIB
RI Belajar dari Thailand Soal Industri Pameran dan Perdagangan
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) atau yang lebih dikenal dengan sebutan (pertemuan, insentif, konvensi dan pameran) tumbuh subur di Thailand. Industri berlabel jasa ini nyatanya juga diminati oleh Indonesia.

Kementerian Perdagangan lewat Ditjen Pengembangan Ekspor Impor Nasional Kementerian Perdagangan sepakat melakukan kerjasama dengan Thailand Convention and Exhibiton Bureau (TCEB) untuk pengembangan industri ini di Indonesia.

"Kolaborasi dan kerjasama ini akan meningkatkan keuntungan ekonomi pada kedua negara," ungkap Ditjen PEN Gusmardi Bustami saat ditemui di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

TCEB adalah lembaga pemerintah yang secara khusus mempromosikan industri MICE Thailand. Industri Pekan Raya Dagang Thailand terus tumbuh dan menempati posisi ke-8 di Asia dan terbesar di Asia Tenggara dengan pertumbuhan 6,9% per tahunnya. Indonesia tertarik dan ingin belajar banyak dari Thailand.

"Intinya kita bisa saling tukar menukar informasi dan network atau kita belajarlah dari mereka," katanya.

Thailand disinyalir terus akan meraup dolar dari industri ini. Menurut data The Trade Fair Industry of Asia, di 2012 diperkirakan Thailand akan meraup keuntungan US$ 151 juta dengan 77 pekan raya dagang yang akan dihadirkan. Indonesia berada pada urutan 6 terbesar pengunjung dari Asia yang mengunjungi pameran-pameran di Thailand selama 2011.

"Saling dukung, saling tukar menukar penelitian pasar ASEAN dan saling tukar informasi pameran dagang serta kampanye pendukungnya," tutup Gusmardi.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads