Migrasi Listrik di Kabupaten Ini Pecahkan Rekor

Migrasi Listrik di Kabupaten Ini Pecahkan Rekor

Wahyu Daniel - detikFinance
Minggu, 21 Okt 2012 17:07 WIB
Migrasi Listrik di Kabupaten Ini Pecahkan Rekor
Jakarta - PT PLN (Persero) Area Luwuk berhasil melaksanakan migrasi penggunaan kWh meter pelanggannya di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah dari sistem pasca bayar ke Listrik Pintar atau kWh meter listrik dengan system Pra Bayar.

Kegiatan ini berhasil mendapatkan penghargaan Rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori Unit PLN Area yang mampu menjadikan Kabupaten Banggai Kepulauan menggunakan Listrik Pintar 100%.

Demikian keterangan tertulis PLN yang diterima detikFinance, Minggu (21/10/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piagam rekor MURI diserahkan oleh Senior Manager MURI, Paulus Pangka kepada Manajer PLN Area Luwuk, Rino Gumpar Hutasoit yang juga dihadiri oleh Direktur PLN Operasi Indonesia Timur, Vickner Sinaga. Penghargaan yang sama juga diterima oleh Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai Kabupaten Kepulauan yang 100% pelanggannya menggunakan listrik pintar.

Seluruh wilayah Kabupaten banggai Kepulauan meliputi dua Unit Rayon PLN, yaitu PLN Rayon Banggai dan PLN Rayon Salakan dan terdiri dari 19 kecamatan 210 desa, termasuk Salakan sebagai Ibu Kota Kabupaten. Jumlah pelanggan keseluruhan mencapai 15.300 pelanggan yang semuanya beralih ke Listrik Pintar.

Direktur PLN Operasi Indonesia Timur, Vickner Sinaga menjelaskan pemanfaatan Listrik Pintar dengan kWh meter sistem pasca bayar akam mengubah pola pemakaian listrik masyarakat menjadi lebih hemat.

"Efisiensi di PLN secara keseluruhan bisa dialokasikan untuk pengembangan energi terbarukan dari potensi setempat yang ada," katanya.

Selain itu penghargaan Rekor MURI Juga diberikan kepada General manager PLN Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Santoso januwarsono, sebagai Unit PLN Wilayah yang mampu menjadikan Kabupaten Kepulauan (Kabupaten Banggai Kepulauan) menggunakan Listrik Pintar 100%.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads