Truk Diangkut via Laut, Aman dari Pungli Hingga Bebas Macet

Truk Diangkut via Laut, Aman dari Pungli Hingga Bebas Macet

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 22 Okt 2012 15:19 WIB
Truk Diangkut via Laut, Aman dari Pungli Hingga Bebas Macet
Jakarta - Rencana pelarangan truk-truk besar lewat jalan darat Pantai Utara (Pantura) dan mengalihkannya ke angkutan laut direspons positif. Angkutan darat dianggap akan memakan waktu lama dan biaya yang lebih mahal daripada angkutan laut.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Industri Edy Putra Irawady di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Senin (22/10/12).

"(Kalau lewat darat) bukan hanya pungli, ada retribusi, perda karantina. Itu kan makan waktu dan makan biaya," ungkap Edy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, dengan adanya pengalihan prioritas transportasi ini, segala bentuk distribusi logistik akan lebih lancar. "Kalau pakai short sea shipping nggak ada yang mungut dijalankan, nggak ada yang ngerecokin di jalan," tegasnya.

Edy merinci, perbandingan biaya yang dikeluarkan antara distribusi lewat pantura dengan pelabuhan cukup signifikan. Menurutnya dengan melewati pelabuhan, biaya dari truk-truk besar tersebut bisa ditekan hingga lebih dari 20%.

"Jauhlah loss costnya itu lebih dari 20%. Di pelabuhan itu biayanya ada 29 komponen. Di darat itu ada 40 komponen lebih," katanya.

Dikatakan Edy, nantinya aturan pengalihan truk ke angkutan laut sebaiknya bersifat tidak wajib. Artinya para pemakai jalan dan pengendara truk ini diberikan pilihan untuk menggunakan jalan darat atau laut.

"Simple kok nggak ada larangan, silahkan anda pilih. Tapi ada kondisi bisnis yang bisa dipilih. Dengan pelabuhan lebih murah," tutupnya.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads