Kinerja Keuangan Bermasalah, Zynga Bakal PHK Banyak Karyawan

Kinerja Keuangan Bermasalah, Zynga Bakal PHK Banyak Karyawan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 10:31 WIB
Kinerja Keuangan Bermasalah, Zynga Bakal PHK Banyak Karyawan
San Fransisco -

Pionir game online, Zynga, saat ini sedang dirudung masalah keuangan. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu berencana memangkas jumlah karyawan, menutup beberapa divisi, dan mengakhiri pengembangan game-game lamanya dalam rangka memangkas ongkos produksi.

"Hari ini, kami mengambil inisiatif untuk melakukan beberapa perubahan dalam kegiatan operasional, dengan fokus kepada sumber daya yang strategis guna berinvestasi di masa depan kita semua," kata pendiri dan CEO Mark Pincus dalam keterangan tertulis internalnya, dikutip AFP, Rabu (24/10/2012).

"Dalam rangka perubahan ini, kami terpaksa mengambil langkah yang berat sekitar produk, tim dan karyawan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zynga akan merumahkan 5% dari jumlah total karyawan tetapnya dan mengakhiri pengembangan 13 game lama, salah satunya beberapa game dalam seri "The Ville" yang selama ini digandrungi para gamer online terutama dimainkan via Facebook.

Perusahaan yang bermarkas di San Francisco itu juga akan menutup salah satu studionya di Boston dan Austin, Texas. Tak hanya di AS, Zynga juga pertimbangkan untuk menutup studios di Jepang dan Inggris.

"Kami mengambil keputusan ini dengan berat hati karena kami sadar akan imbasnya terhadap para kolega dan teman yang sudah berjalan beriringan selama ini," kata Pincus dalam memo tersebut yang juga dikirimkan kepada AFP.

"Ini (PHK karyawan) menjadi bagian yang paling berat dalam mengurangi ongkos produksi dan operasional," tambahnya.

Ia percaya, dengan efisiensi yang dilakukan ini, Zynga bisa lebih fokus pada pengembangan game yang lebih menjanjikan serta melebarkan sayap ke platform mobile.

"Zynga sudah membuat fenomena di social gaming seluruh dunia, dan kami tetap pemimpin dalam industri ini," imbuhnya.

Saham Zynga sudah merosot tajam sejak awal bulan ini menyusul pengumuman prediksi akhir tahunnya yang dipangkas. Perusahaan yang memprakarsai game "FarmVille" ini juga berniat menunda beberapa judul game baru karena akan fokus kepada pembenahan internal ini.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads