Harga Minyak Dunia Digoncang Badai Topan Ivan di AS
Selasa, 14 Sep 2004 10:25 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah dunia kembali melonjak menyusul badai topan Ivan yang dikhawatirkan akan mengganggu produksi minyak di Teluk Mexico yang merupakan 25 persen dari seluruh produksi minyak di AS. Diperkirakan badai ini akan memberi efek hingga beberapa pekan ke depan. Harga referensi kontrak New York untuk minyak mentah jenis light sweet pengantaran Oktober melonjak US$ 1,06 menjadi US$ 43,87 pada penutupan terakhir Senin (13/9/2004). Sementara untuk jenis minyak mentah Brent pengantaran Oktober naik US$ 86 sen menjadi US$ 41,06 per barel. Badai topan Ivan yang sangat dahsyat setelah melalui Karibia diperkirakan bergerak kearah Barat lebih cepat beberapa hari dan selanjutnya mengancam produksi minyak di teluk Mexico. "Sepertinya sumur-sumur pompa minyak akan dihentikan dan kilang-kilang akan dimatikan untuk beberapa hari selama terjadinya badai dan kemudian akan kembali dinyalakan," kata analis dari Deutsche Bank Adam Sieminski seperti dilansir AFP. Menurut perhitungannya, dengan kehilangan produksi sekitar 25 persen untuk misalnya 5 hari, maka harga minyak akan terpengaruh untuk sekitar 4 minggu ke depan atau disertai dengan berkurangnya produksi dan kilang.Produsen-produsen minyak raksasa seperti BP, ExxonMobil, ChevronTexaco telah mengevakuasi para pekerjanya dibagian Timur Teluk Mexico akibat Badai Ivan itu. Sementara Pelabuhan Louisiana yang merupakan terminal impor minyak AS terbesar dilaporkan tengah bersiap-siap untuk menutup bongkar muat tanker. Sementara para menteri negara-negara yang tergabung dalam OPEC memulai pertemuannya di Wina pada Rabu (15/9/2004) mendatang untuk mendiskusikan masalah produksi. Namun para analis telah pesimis keputusan tentang kenaikan produksi ini akan bisa membawa harga minyak kembali normal. OPEC diharapkan mendiskusikan kembali kenaikan target harga minyak US$ 22-28 per barel, yang dinilai sebagai target yang tidak realistis dibandingkan dengan kenyataan harga pada saat ini.
(qom/)











































