"Hasilnya bagus sekali, jadi disiplinnya tinggi, semangatnya tinggi, percaya dirinya tinggi, itu yang dibutuhkan pegawai pajak," ujar Fuad kepada detikFinance, Minggu (28/10/2012).
Menurut Fuad, sikap yang harus dimiliki para pegawai pajak antara lain adalah disiplin, tertib, dan militan. Hal ini sangat berguna dalam mengejar target penerimaan negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pendidikan bela negara ini, lanjut Fuad, diharapkan sikap-sikap tersebut dapat tertanam dalam diri para pegawai pajak. Sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan patriotisme.
"Jadi memang pelatihan pegawai pajak dengan TNI itu memang dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa patriotisme, karena memang di militer itu pendidikan kedisiplinan itu bagus dan rasa cinta bangsa, kan bela negara untuk menumbuhkan rasa cinta bangsa," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pajak telah memulai pendidikan bela negara sejak 25 Juni lalu. Pendidikan ini dilakukan selama 3 minggu di Markas Komando Grup C Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Lawanggintung, Bogor.
Pada gelombang pertama ini, sebanyak 250 pegawai Ditjen Pajak Wilayah Jabodetabek mengikuti pendidikan tersebut. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan integritas pegawai pajak dalam rangka reformasi birokrasi.
(/)











































