Jakarta - Merasa belum puas dengan hasil Sensus Pajak Nasional tahun ini, Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany menyatakan tetap akan melakukan program tersebut pada tahun 2013 mendatang. Bahkan, pihaknya akan mengerahkan 2 kali lipat aparat pajak untuk melakukan sensus wajib pajak yang belum terdaftar atau belum menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak.
"Kita usahakan tahun depan, lebih banyak lagi yang melaksanakan sensus, paling 2 kali lipat supaya sensus lebih sukses lagi," ujar Fuad kepada
detikFinance, Minggu (28/10/2012).
Menurut Fuad, belum suksesnya sensus pajak tahun ini disebabkan karena kurangnya aparat yang berpartisipasi dalam program ini. Hal tersebut karena para aparat ini telah disibukkan oleh tugas sehari-hari dalam mengejar penerimaan negara melalui sektor pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini memang sudah jalan tapi di lapangan memang banyak kendala, terutama di pegawai. Kurang pegawai yang bisa ikut melaksanakan sensus karena keterbatasan ya. Pegawai kita seperti Account Representative dan pelaksananya itu sudah sibuk dengan pekerjaan rutin, sedangkan sensus ini pekerjaan yang harus keluar, ekstensifikasi. Nah itu kita ngerasa sekali memang kekurangan pasukan," ungkapnya.
Untuk evaluasi sensus pajak tahun ini, Fuad menyatakan sekitar 1 juta wajib pajak baru yang terjaring dalam sensus ini.
"Lumayan sudah sampai satu jutaan wajib pajak baru. Mereka daftar, kita berikan kesadaran dan informasi, sensus ini juga memberikan himbauan," tandasnya.
(nia/dru)