10 Perusahaan yang Mengubah Gaya Hidup Masyarakat (2)

10 Perusahaan yang Mengubah Gaya Hidup Masyarakat (2)

Ramdhania El Hida - detikFinance
Senin, 29 Okt 2012 10:35 WIB
10 Perusahaan yang Mengubah Gaya Hidup Masyarakat (2)
Jakarta - Terkadang, kemunculan sebuah produk berhasil mengubah paradigma konsumen terhadap barang tersebut. Bahkan, keberadaannya mampu mengorbankan industri lain.

Contohnya, Apple, keberadaan perusahaan ini mampu mengubah wajah dunia musik dengan penggunaan iPod. Selain itu, dia juga mampu melakukan transisi pengguna smartphone dengan iPhone, serta pengguna komputer dan laptop dengan iPad.

Begitu juga dengan Amazon, telah mengubah pandangan konsumen tentang belanja online dan Facebook mampu mengubah cara orang berkomunikasi dan berhubungan kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga perusahaan ini tidak sendirian, ada 10 bisnis lain yang mampu mengubah kehidupan masyarakat berdasarkan CNBC.com yang dikutip detikFinance, Senin (29/10/2012).

5. TiVo

Perusahaan ini memperkenalkan perekam video digital untuk pengguna rumahan guna merekam acara favorit mereka. Sayangnya, TiVo datang dengan harga premium yang memperlambat ekspansi perusahaan ini.

Namun, pengguna DVR beralih sekitar 1,2 persen dan pada Januari, sebanyak 42,2 persen dari seluruh penonton.

"TiVo adalah kasus klasik di mana inovator hadir tetapi menyebabkan gangguan terhadap bisnisnya sendiri," ujar Steinberg. "Bermitra dengan perusahaan telekomunikasi lain maka perusahaan ini dapat tumbuh jauh lebih cepat."

4. Travelocity

Mungkin telepon merupakan cara tercepat dalam menghubungi agen perjalanan dan mendapatkan tiket pesawat murah. Namun, munculnya internet mengakhiri masa-masa itu.

Perusahaan ini dibuat pada tahun 1996 yang merupakan situs perjalanan pertama. Situs ini menjadi panduan bagi mereka yang akan berpergian. Kemudian banyak pesaing yang bermunculan semenjak kehadiran situs ini.

Dengan adanya situs ini, para agen perjalanan harus keluar dari bisnisnya. Selain itu, situs ini juga memaksa para maskapai, hotel, dan perusahaan penyewaan mobil untuk menyesuaikan harganya sehingga bisa lebih kompetitif.

Travelocity mungkin merupakan situs pertama untuk travelling, tetapi masih menjadi enam terbesar bersanding dengan agen perjalanan di seluruh dunia dan kedua terbesar situs online.

3. Wikipedia

Generasi buku ensiklopedia berakhir dengan diluncurkan referensi secara online. Wikipedia diluncurkan pada tahun 2001. Kini Wikipedia memiliki 23 juta artikel dan menjadi tujuan utama keenam di internet. Kunjungan rata-rata per bulan mencapai 3 miliar.

Munculnya situs ini membuat Encyclopaedia Britannica mengakhiri penerbitannya pada tahun ini. Setelah volume penjualannya menurun dengan harga US$ 1.395.

Akurasi Wikipedia memang tidak selalu tepat, tetapi hal tersebut tidak menghentikan pengguna yang membutuhkan fakta cepat untuk mengunjungi situs ini.

2. Zipcar

Terlalu repotnya mengendarai mobil pribadi di tengah kesibukan perkantoran, membuat masyarakat Amerika sangat tertarik dengan fasilitas yang ditawarkan Zipcar. Perusahaan ini memberikan pelayanan car-sharing bagi orang-orang yang membutuhkan kendaraan sewaktu-waktu.

Layanan yang ditawarkan perusahaan ini memaksa para pengusaha sewa mobil biasa memberikan layanan serupa agar tetap bisa berkompetisi.

Zipcar kini memiliki 730 ribu pelanggan dan menyediakan 11 ribu kendaraan di seluruh Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Spanyol, dan Austria telah go public pada tahun 2011 lalu. Baru-baru ini, perusahaan itu memperluas layanan kepada 300 perguruan tinggi di Amerika Utara.

1. Zynga

Perusahaan ini merupakan perusahaan game sosial online yang menempel dengan Facebook. Lebih dari 13 juta orang bermain melalui situs ini tiap bulan (berdasarkan data AppData.com).

Zynga dengan ruang sosial dan mobile membiarkan orang bermain game kapan pun dia mau, baik sendiri maupun bersama teman. Hal ini memaksa perusahaan Electronic Arts, EA, dan Nintendo untuk meninjau kembali model bisnis mereka.
Halaman 2 dari 6
(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads