Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, sampai saat ini provinsi DKI Jakarta masih kekurangan armada TransJakarta. Setidaknya, sebanyak 1.200 armada Transjakarta baru bisa sedikit mengatasi kemacetan.
"Armada wajib ditambah, kalau kemarin kita hitung kurangnya itu sekitar 1.200. Yang single bisa dibuat double decker dan sebagainya," ungkap Djoko kepada detikFinance, Selasa (30/10/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam 5 tahun terakhir kualitasnya makin memburuk, kemudian haltenya nunggu sampai setengah jam, antreannya semakin panjang. , tabrakan kecelakaan," paparnya.
Selain itu, dia melanjutkan, perlu dilakukan revitalisasi kendaraan transportasi yang sudah uzur. Menurutnya, ini bisa mengurangi emisi gas buang dari kendaraan tersebut.
"Kopaja itu sudah 10 tahun lebih, perlu revitalisasi. Makanya gubernur sekarang dengan seribu janjinya itu harus diwujudkan," katanya.
Seperti diketahui, Jakarta menurut versi BBC menduduki peringkat ke-2 kota dengan lalu lintas paling semrawut di dunia.
(zlf/dnl)











































