"BPK nggak menyalahkan PLN. Malah PLN waktu saya pimpin laba Rp 9 triliun," tutur Dahlan di Rumah Makan Ayam Goreng Berkah Blok M Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2012).
Mantan bos PLN ini pun kembali menegaskan, inefisiensi RP 37 triliun terjadi karena pasokan gas ke pembangkit-pembangkit PLN terhenti. "Gas nggak ada karena nggak diperbolehkan oleh yang mengkuasakan, ada peraturan tertulis," pungkasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau mempermalukan korps wartawan kalau saya melakukan itu," tutur Dahlan.
Dahlan pun berjanji tidak akan membuat track record atau perjalanan wartawan yang sukses menjadi seorang pejabat. "Saya akan jaga itu jangan sampai, saya wartawan yang jadi pejabat melakukan sesuatu yang tercela," pungkasnya.
(/)











































