Hotbonar bercerita, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Jamsostek dan Komisi IX DPR, yang berlangsung pada Februari 2010 lalu, beberapa oknum anggota DPR-RI memanggil ia untuk bertemu di sebuah ruangan anggota dewan di Gedung DPR Senayan.
"Kita (oknum DPR-RI) cuma mau mengamankan Pak Dirut karena mereka (komisi IX) akan mengnancam akan membentuk pansus itu kan pemerasan jelas," ungkap Hotbonar menirukan oknum anggota DPR-RI tersebut kepada detikFinance di Jakarta, Kamis (1/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengatakan dalam RDP Dirut telah merugikan negara saham Jamsostek di Bank Persyarikatan waktu itu yang nilainya Rp 36 miliar turun dari 20,9 persen menjadi 9 sekian persen akibat dilusi," tambahnya.
(feb/hen)











































