Direktur Utama Express Group Daniel Podiman menjelaskan, bisnis taksi di kota besar tetap tumbuh karena masyarakat cenderung memilih moda transportasi ini. Taxi dianggap lebih fleksibel dan mengakomodir kebutuhan masyarakat.
"Taksi itu fleksibel ya. Belum lagi kelas menengah kita terus tumbuh," paparnya di gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/11/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam dua tahun ke depan kami menargetkan armada hingga 15.000," tambah Daniel.
Express merupakan perusahaan taksi dengan jumlah armada kedua terbesar di Indonesia, di bawah Blue Bird Group. Wajar saja karena Taxi 'Biru' ini telah hadir lebih dulu, tepatnya mulai beroperasi sejak tahun 1972.
Blue Bird yang memulai bisnis dengan 25 taksi kini memiliki jumlah armada mencapai 21.000 unit. Jika Express fokus pada pelayanan Jabodetabek, Blue Bird memiliki jaringan lebih luas meliputi Jakarta dan sekitarnya, Bali, Bandung, Banten, Lombok, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Manado dan Palembang.
(wep/hen)










































