BPK: Korupsi Bisa Terjadi karena Sistem yang Buruk

BPK: Korupsi Bisa Terjadi karena Sistem yang Buruk

Ramdhania El Hida - detikFinance
Jumat, 02 Nov 2012 18:40 WIB
BPK: Korupsi Bisa Terjadi karena Sistem yang Buruk
Jakarta - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Taufiequrrahman Ruki menilai terjadinya korupsi karena adanya sistem yang buruk. Hal ini menyebabkan para pegawai pemerintahan tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya.

"Korupsi bisa terjadi karena bad system, fail system. Kemungkinan orang-orang ini bukan lalai, tapi tidak tahu," ujar Ruki ketika ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Ruki menyebutkan salah satu kewajiban yang sering lupa dilakukan kementerian/ lembaga adalah pelaporan pemberian hibah kepada Kementerian/Lembaga (K/L). Hal ini kerap dilakukan oleh banyak K/L.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permasalahan hibah masih ketemu juga, hibah Kemendiknas (kementerian pendidikan nasional) tidak dilaporkan, hibah langsung belum dilaporkan, Kemenhut (kementerian kehutanan) juga belum dilaporkan dan tidak dilaporkan. Polri ada hibah yang belum dan tidak dilaporkan, Kemenkes, KemenPPN, Kementan, Kejagung terima hibah juga, ternyata belum dilaporkan, KemenLH, KomnasHAM, Kemen PAN RB," paparnya.

Untuk itu, lanjut Ruki, pihak BPK bersedia untuk mengingatkan K/L untuk mengelola keuangannya agar taat azas dan aturan. Ia menyatakan hal ini juga membutuhkan dukungan dari Kementerian Keuangan selaku pengelola anggaran.

"Mari lakukan pendekatan persuasif. Kita didik kembali, Pak Menkeu (menteri keuangan)," pungkasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads