Gorontalo Jadi Lumbung Ikan Wilayah Timur

Membangun Indonesia Timur

Gorontalo Jadi Lumbung Ikan Wilayah Timur

Rista Rama Dhany - detikFinance
Minggu, 04 Nov 2012 15:12 WIB
Gorontalo Jadi Lumbung Ikan Wilayah Timur
Jakarta - Provinsi Gorontalo merupakan sentra penghasil komoditas perikanan berperan strategis di wilayah timur Indonesia. Pemerintah menyiapkan grand strategy dengan fokus pada peningkatan produksi, produkstivitas, nilai tambah, dan daya saing perikanan.

Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo saat melakukan Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Perikanan, Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu (4/11/2012).

Menurutnya ada 7 faktor kunci penentu keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan, yaitu: Pertama, Kesinambungan ketersediaan sumber daya ikan; Kedua, Ketersediaan sarana dan prasarana (Infrastruktur) yang memadai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga, Pengembangan (Inovasi) dan penerapan teknologi kelautan dan perikanan secara massif dan efektif; Keempat, Sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan yang handal dan kompeten; Kelima, Pasar yang dapat dikembangkan dan dikelola dengan baik; Keenam, Dukungan investasi dari para pelaku usaha; dan Ketujuh, Regulasi pemerintah yang kondusif untuk mendukung pengembangan usaha kelautan dan perikanan.

Terkait dengan pengembangan pelabuhan perikanan ini, sampai saat ini jumlah pelabuhan perikanan di Indonesia telah mencapai 816 unit, dengan rincian Pelabuhan Perikanan yang dikelola oleh pusat sebanyak 23 unit (6 PPS, 14 PPN, 3 PPP), sedangkan sisanya sebanyak 793 unit dikelola oleh daerah serta 2 unit dikembangkan oleh swasta.

Sharif C. Sutardjo pada acara Pencanangan Operasional Pelabuhan Perikanan Kwandang dan menyerahkan bantuan KKP dengan total nilai Rp. 7.664.300.000,- berupa: (1) Kapal Inka Mina > 30 GT sebanyak 3 (tiga) unit senilai Rp. 4.500.000.000,- (2). Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Tangkap untuk 16 KUB senilai Rp. 1.600.000.000,- (3).

Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) Nelayan sebanyak 150 bidang; (4) Kartu Nelayan sebanyak 508 kartu; (5) PUMP Perikanan Budidaya untuk 10 KUB senilai Rp. 1.000.000.000,- (6) PUMP P2HP untuk 10 (sepuluh) kelompok senilai Rp. 500.000.000,- (7). Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) untuk 2 (dua) orang senilai Rp. 64.000.000,- dan (8) Penyelenggaraan Penyuluh sebanyak 1 (satu) Paket materi senilai Rp. 300.000,-

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads