Tanggapan pun bermunculan atas demo buruh dan rencana menutup usaha dari 23 asosiasi, yang salah satunya datang dari CEO Gobel Group, Rachmat Gobel. Rachmat Gobel menilai aksi demonstrasi buruh yang terjadi di Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya telah sangat mengganggu kegiatan usaha dan iklim investasi di Indonesia.
"Semua akan mengurangi komitmennya di Indonesia. Ini kerugian buat bangsa. Pasti semua ada pembicaraan. Demo buruh ini dampaknya kepercayaan pada investasi Indonesia akan berkurang karena penegakan hukum kita tidak ada," tutur Rachmat Gobel di Redtop Hotel Jalan Pecenongan Jakarta Pusat, Senin (5/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor akan ragu. Ini akan dimanfaatkan oleh negara-negara yang ingin meningkatkan investasi dari luar," pungkasnya.
(hen/dru)











































