Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan, sambil menunggu penyelesaian MRT, Pemprov DKI Jakarta dan pihaknya akan memperbaiki fasilitas TransJakarta.
Demikian disampaikan Bambang saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Bambang, tidak hanya TransJakarta yang akan dibenahi, tetapi integrasi antara TransJakarta dengan kereta api, serta menata ulang angkutan umum perkotaan.
"Itu juga akan dilakukan dan kemudian akan menata ulang angkot dan bus-bus untuk menjadi feeder atau penunjang sistem BRT ataupun busway itu," paparnya.
Bambang menyatakan, Kemenhub akan turut membantu memfasilitasi rencana tersebut, seperti pengintegrasian kereta api commuter dengan TransJakarta. Pengintegrasian ini akan dilakukan pada 1 tahun ke depan.
"Kita fasilitasi berbagai hal ya, misalnya bagaimana nanti akan berintegrasi dengan PT KAI, yang akan mengembangkan stasiun-stasiun, di mana nantinya sistem kereta api commuter itu akan terhubung dengan busway dan itu memang harus dilakukan 1 tahun ke depan," ujarnya.
Untuk menyelesaikan masalah macet ini, Bambang mengaku menyediakan anggaran khusus sebagai bentuk stimulan bagi upaya Pemda DKI mengatasi macet. Sebagai contoh, adalah penyediaan bus 10 bus untuk integrasi Jakarta dengan kota-kota lain.
"Tidak langsung ya, tapi ada beberapa bantuan yang dilakukan seperti bus, tapi sekali lagi kita berikan bus yang sifatnya antar provinsi," pungkasnya.
(nia/dnl)











































