Demikian disampaikan Deputi Bappenas Bidang Sarana dan Prasarana Dedi Priatna saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
"AFD menawarkan direct loan kepada BUMN tanpa jaminan pemerintah. Dana yang tersedia tahun ini memang tidak terlalu banyak, cuma US$ 400 juta, tapi langsung kepada BUMN tanpa jaminan pemerintah jadi bukan G to G lagi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Infrastruktur yang harus green infras, jadi batu bara dia gak mau, tapi kalau sampah-sampahan, air minum dia mau," ujarnya.
Dedy menambahkan pinjaman ini dapat dicairkan pada tahun depan. Ada beberapa BUMN yang siap mendapatkan pinjaman tersebut.
"BUMN-nya Pelindo, PLN, PGE, Pertamina, PGN," tandasnya.
(nia/dru)











































