Proyek 6 Tol Layang Dalam Kota Jakarta Dimulai 2013

Proyek 6 Tol Layang Dalam Kota Jakarta Dimulai 2013

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 06 Nov 2012 18:02 WIB
Proyek 6 Tol Layang Dalam Kota Jakarta Dimulai 2013
ilustrasi
Jakarta - Realisasi pembangunan 6 ruas tol layang (elevated) dalam kota Jakarta mulai menemui titik terang. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU menegaskan tahun depan pembangunan ruas tol ini harus dilakukan.

Kepala BPJT Achmad Ghani Ghazali mengatakan, proyek ini akan jalan terus walaupun sempat tertunda 6 bulan dari jadwal seharusnya.

"2013 harus start, karena ada delay 6 bulan, tapi semua jalan terus," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa (6/11/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Ketua Panitia Lelang untuk Proyek 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Singgih Karyawan mengatakan, saat ini BPJT sedang memberi waktu kepada investor untuk membuat perusahaan resmi ke Kementerian Hukum dan Ham.

"Penetapan tanggal 26 September kemarin sudah oleh Pak Menteri. Ada syaratnya lagi kita kasih waktu tiga bulan si investor ini harus membuat perusahaan jalan tol ke Kementerian Hukum dan Ham," kata Singgih.

Setelah itu, Singgih melanjutkan, paling lambat 4 bulan setelah ditandatangani surat penetapan oleh Menteri Pekerjaan Umum atau tepatnya tanggal 26 Januari 2013, harus ditandatangani juga Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

"Jadi, 26 Desember harus ada perusahaannya. Dia ada persyaratan atau apa yang harus diikuti. Pada 26 Januari 2013 tandatangan PPJT,” lanjutnya.

Dengan demikian, proses pembebasan lahan dan konstruksi hampir dapat dipastikan akan dilakukan pada tahun 2013 nanti, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Keenam ruas tol ini akan dibangun dalam 3 tahap, tahap pertama yang mencakup ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang ditargetkan akan mulai dibangun pada pertengahan 2013 dan beroperasi 2016.

Tahap Kedua yakni Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu akan mulai dibangun pada tahun 2016 hingga 2018. Sedangkan untuk tahap ketiga yaitu Tanah Abang-Ulujami dan Pasar Minggu Casablanca akan dibangun pada tahun 2018 sampai 2021.

Konsorsium Jakarta Tollroad Development (JTD) merupakan gabungan dari PT Jakarta Propertindo, Pembangunan Jaya Group, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

(zlf/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads