"Ya tidak apa-apa, orang bilang bohong saja kok," ujarnya ketika ditemui di Kantor PT Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Dahlan menyatakan berkas-berkas yang telah disampaikan kepada pihak Badan Kehormatan (BK) DPR-RI merupakan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Dahlan bingung harus membuktikan dalam bentuk apa lagi seperti yang diharapkan anggota DPR-RI. "Ya tanya mereka lah," tandasnya.
Sebelumnya Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi PAN, Alimin Abdulah yakin jika ungkapan Menteri BUMN Dahlan Iskan ada 10 nama oknum DPR yang 'palak' perusahaan BUMN adalah kebohongan.
"Saya yakin dia (Dahlan) bohong, ya pertama dia bilang akan ungkapkan 10 nama oknum DPR jika dipanggil BK (Badan Kehormatan) DPR, tapi setelah dipanggil malah hanya 2 nama," kata Alimin ketika ditemui di Hotel Bumi Senyiur disela Kunjungan Kerja Komisi VII, Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip Rabu (7/11/2012).
Alimin yang merupakan salah satu inisial (ALM) dalam SMS gelap nama-nama anggota DPR yang 'palak' perusahaan BUMN, tambah yakin Dahlan Iskan bohong karena bukti yang dilaporkan tidak kuat.
"Saya yakin dia bohong, bukti yang diberikan ke BK bukan bukti itu, kita kan tahu alat bukti itu bagaimana, yang dia berikan tidak kuat, apalagi dia sendiri meralat dari 10 cuma 2, terus diralat lagi nanti 10 terungkap sendiri, ini maunya apa?, padahal dia sudah koar-koar dimasyarakat, ini dia harus pertanggung jawabkan kepada masyarakat luas," tutur Alimin.
(hen/hen)










































