Hal ini dikatakan Ketua Umum Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (Abadi) Wisnu Wibowo saat jumpa pers di Gedung Menara Kuningan, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
"Potensi bisnis ini akan berkembang di tahun 2015," kata Wisnu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika mendapatkan 1%, Indonesia akan mendapatkan devisa senilai Rp 97 triliun/tahun," tuturnya.
Ia beralasan banyaknya potensi calon tenaga kerja dengan usia produktif di Indonesia membuat bisnis ini akan besar dalam menyediakan jasa penempatan tenaga kerja. Wisnu menyesalkan tindakan bisnis outsourcing di Indonesia diselewengkan hingga mengakibatkan bisnis ini dirasa berbahaya bagi kehidupan tenaga kerja Indonesia.
"Pelaksanaan outsourcing di Indonesia memang belum sempurna. Kita harus merubah stigma terhadap arti outsourcing. Bisnis ini akan jadi industri andalan Indonesia karena potensi terbesar kita adalah banyaknya calon tenaga kerja dengan usia produktif," cetusnya.
(wij/hen)










































