Dahlan menyampaikan hal itu dalam sambutannya di acara Peresmian Pabrik Pupuk NPK Tahap IV di Mojosari, Mojokerto, Sabtu (10/11/2012).
"Dendam itu perlu dalam usaha. Contoh Pak Hari (Pimpinan Kelompok Usaha Saraswanti Hari Hardono) dan kawan-kawan, karena ada dendam di tempat kerja lama (pupuk swasta), sehingga menuai hasil seperti sekarang ini," ucap Dahlan seperti disampaikan Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada detikFinance.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sebagai muslim kan pernah bertauhid. Arti tauhid meng-Esa-kan, arti meng-Esa-kan itu fokus. Enggak boleh kemana-kemana dulu, sampai basic-nya kuat. Jangan belum-belum beralih ke jenis usaha lain, ini bahaya. Kalau sudah sekian lama silakan," ujarnya.
Dalam acara tersebut juga hadir Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj. Terlihat dalam foto, Dahlan sempat mengobrol bersama tamu undangan lainnya sebelum melakukan sambutan.
(ang/feb)











































