Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum Waskito Pandu mengungkapkan, saat ini ahli teknik di Timor Leste hanya ada 20 orang. Oleh karena itu, kedatangannya kesini adalah untuk meminta bantuan ke pemerintah Indonesia agar dapat membantu terkait sumber daya manusia.
"Ahli teknik sipil disana lebih kurang hanya 20 orang, mereka minta bantuan kita," ungkap Pandu di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (12/11/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang disana orang kita sudah ada 7 orang, dalam waktu dekat membutuhkan 3-4 orang lagi. Nanti berkembang terus, tergantung kebutuhan mereka disana berapa," paparnya.
Langkah ini dilakukan oleh pemerintah Timor Leste karena, saat ini, mereka sedang gencar membangun beberapa proyek infrastruktur seperti jalan, proyek irigasi dan pembangunan gedung. Pasalnya menurut Pandu, Menteri PU Timor Leste kali ini baru menjabat sejak 3 bulan yang lalu.
"Mereka sekarang sudah menyetujui untuk ada proyek besar di Timor Leste itu yaitu pembangunan jalan 4 lajur 150 Km. Persoalannya ada hambatan terkait SDM," jelasnya
"Ada proyek lain juga, irigasi dan pembangunan gedung. Tapi yang prioritas pembangunan jalan tadi," pungkasnya.
(zlf/hen)











































