Aksi Demo Buruh Berujung Anarkis, Ini Tanggapan Kapolri dan Hatta

Aksi Demo Buruh Berujung Anarkis, Ini Tanggapan Kapolri dan Hatta

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 12 Nov 2012 18:37 WIB
Aksi Demo Buruh Berujung Anarkis, Ini Tanggapan Kapolri dan Hatta
Jakarta - Aksi demo buruh menuntut upah layak sering berujung anarkis. Sama halnya dengan permintaan untuk menghapus sistem kerja outsourcing. Aksi tersebut telah membuat para pengusaha dirugikan bahkan berencana menghentikan operasional usahanya. Apa tanggapan Bos Polri atas kasus ini?

Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Timur Pradopo menilai aksi demontrasi buruh tidak dilarang. Namun ketika melanggar aturan hukum pihaknya siap menindak dengan tegas.

"Sekali lagi silahkan unjuk rasa tapi jangan menganggu kepentingan umum," tutur Timur usai rapat koordinasi di Kemenko dekat Lapangan Banteng Jakarta, Senin (12/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tempat yang sama Menko Perekonomian, Hatta Rajasa menambahkan pemerintah terus berusaha melakukan perbaikan kesejahteraan dan upah minimum buruh dengan menggandeng serikat pekerja dan pengusaha melalui Apindo.

Namun, tutur Hatta, pemerintah tetap akan menindak secara tegas aksi buruh yang berujung anarkis. "Sweeping, perusakan jika terjadi tetap hukum akan ditegakkan. Hal ini menyangkut kepastian hukum itu sendiri," tambahnya.

(hen/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads