Posisi Direktur Teknik di PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih kosong pasca pengunduran diri Judarso Widiyono pada Juli 2012 lalu. Menteri BUMN Dahlan Iskan minta segera diisi penggantinya.
Hal ini disampaikan Dahlan usai melakukan rapat pimpinan BUMN di Plaza Bank Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
"Kebetulan rapat ini bahas khusus pelayanan kepada BUMN-BUMN. BUMN itu kan banyak permintaan disetujui ini itu, kali ini diinvetarisir apa saja permintaan yang masih belum kita penuhi supaya pelayanannya cepat. Misal direktur KAI yang mengundurkan diri supaya cepat terisi," tutur Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain KAI, Dahlan juga meminta PT Pelni untuk memperpanjang jabatan Dewan Komisarisnya yang habis masa jabatannya, selagi mencari Dewan Komisaris yang baru. Tujuannya agar pelayanan bisa tetap prima.
"Kemudian direksi Pindad yang habis juga mau diapakan," cetus Dahlan.
Seperti diketahui, posisi Direktur Teknik KAI kosong sejak Juli lalu. Dahlan pada 23 Juli 2012 menyatakan telah menerima surat pengunduran diri dari Direktur Teknik KAI Judarso Widiyono.
"Pak Judarso mengundurkan diri karena alasan pribadi dan tidak akan mengganggu kinerja KAI," kata Direktur Utama KAI Ignasius Jonan Juli lalu. (dnl/ang)










































