Konsep 6 Ruas Jalan Tol, Solusi Atasi Kemacetan DKI

Konsep 6 Ruas Jalan Tol, Solusi Atasi Kemacetan DKI

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 13 Nov 2012 17:32 WIB
Konsep 6 Ruas Jalan Tol, Solusi Atasi Kemacetan DKI
Jakarta - Proyek pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota Jakarta tetap berjalan walaupun menuai banyak protes dari banyak kalangan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, Achmad Gani Ghazali mengatakan pada dasarnya pembangunan tol ini perlu dilakukan, karena jumlah jaringan jalan di Jakarta mengalami inefisiensi.

"Harus disadari, jalan di kita itu kurang, inefisiensi. Dalam rangka meningkatkan itu, kita harus bangun jalan. Salah satu konsepnya itu jalan tol," tutur Gani saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (13/11/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walaupun banyak yang beranggapan bahwa pembangunan jalan tol ini akan memicu semakin membludaknya kendaraan pribadi, Gani menganggap alasan itu tidak rasional. Pasalnya, menurut Gani pemicu membludaknya kendaraan pribadi adalah daya beli masyarakat yang semakin tinggi.

"Kita lihat dulu konteks penolakannya seperti apa. Kalau soal banyaknya kendaraan pribadi itu tergantung sama daya beli masyarakat. Kalau dibilang memanjakan para pengendara kendaraan pribadi itu nggak juga. Karena di jalan tol itu ada busway (TransJakarta) juga," papar Gani.

Setali tiga uang dengan Gani, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum, Waskita Pandu mengungkapkan, saat ini, pertumbuhan jaringan jalan di Jakarta hanya mencapai 0,01% per tahun. Sedangkan, pertumbuhan kendaraan mencapai 9% per tahun.

"Beberapa tahun ini relatih penambahannya kecil. Panjang jalan kita 7.208, hanya 6% dari luas wilayah. Idealnya sampai 12%. Bahkan kota lain ada sampai 25%," ungkap Pandu.

"Sekarang ada swasta yang mau bangun jalan, kenapa nggak kita tangkap," imbuhnya.

Seperti diketahui, rencana pembangunan proyek ini menuai banyak protes dari beberapa kalangan. Ada yang beralasan pembangunan ini hanya akan memanjakan pemilik kendaraan pribadi, atau memicu meningkatnya jumlah kendaraan.

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mendorong Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk menolak pembangunan 6 ruas tol dalam kota. Pembangunan 6 ruas tol itu malah memberikan karpet merah bagi industri otomotif dan mendorong warga untuk membawa kendaraan pribadi.

"Dampak pembangunan tol dalam kota ini, yang pertama adalah karpet merah untuk kendaraan pribadi dan induistri otomotif, memicu pencemaran lingkungan hidup di Jakarta, dan merusak tata ruang di Jakarta yang memang sudah makin semrawut," ujar Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, di kantornya Gedung Sasana Karya, siang tadi.

(zlf/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads