"Ada banyak peluang bagi pebisnis kami di negara yang pertumbuhan ekonominya pesat ini," kata PM Kerajaan Swedia, Fredrik Reinfeldt di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/11/2012).
"Di antaranya adalah IKEA (ritel furnitur) yang segera membuka pewakilannya di sini dan beberapa lagi bisnis retail lainnya," sambungnya dalam sesi keterangan pers usai pertemuan dengan Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami merasakan keinginan kelas ekonomi menengah membeli mobil, sehingga terjadi kemacetan," ujar PM Reinfeldt.
"Maka terpikir kebutuhan adanya transportasi publik, menajemen lalu lintas dan infrastruktur jalan raya. Ini masalah yang sama di seluruh dunia," sambungnya.
Bidang lain yang juga ingin Swedia kembangkan, adalah di pertanian, lingkungan hidup, pendidikan dan kesehatan. Investasi di bidang itu sudah dijalin dan pada tahun ke depan akan terus ditingkatkan.
"Pengusaha kami bersemangat menggandeng mitra lokal, seperti Astra dan terus mencari mitra baru," papar pria jangkung ini.
Sementara itu Presiden SBY, mengatakan soal peningkatan kerjasama di bidang pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan, mendapat penekanan. Bentuknya seperti pengiriman lebih banyak dosen belajar di Swedia, membuat link antar perguruan tinggi negeri, mengelola kota dan bandara yang ramah lingkungan.
"Seluruh kerjasama ini manfaatnya bukan buat pemerintah, tapi buat rakyat. Adanya investasi Swedia tentu membukan lapangan kerja baru, dan itu penting bagi rakyat," jelas SBY.
(lh/hen)










































