ADVERTISEMENT

Kuasai Carrefour 100%, CT Catatkan Akuisisi Terbesar Sektor Konsumer

- detikFinance
Selasa, 20 Nov 2012 14:44 WIB
Jakarta - CT Corp milik pengusaha Chairul Tanjung resmi mengambil alih 100% PT Carrefour Indonesia senilai Rp 7,2 triliun atau US$ 750 juta. Transaksi ini merupakan yang terbesar di Indonesia untuk sebuah akuisisi di sektor konsumer.

Hari ini, CT Corp mengumumkan telah melaksanakan Perjanjian Pembelian Saham (Share Purchase Agreement) dengan pihak Carrefour untuk membeli sisa 60% kepemilikan saham di PT Carrefour Indonesia melalui PT Trans Retail. Transaksi ini akan menjadikan PT Carrefour Indonesia sebuah entitas yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan Indonesia.

"Hal ini juga akan menjadi transaksi akuisisi terbesar di Indonesia di bidang konsumer yang dilakukan oleh perusahaan Indonesia," jelas keterangan tertulis CT Corp yang diterima detikFinance, Selasa (20/11/2012)

Akuisisi ini melalui Trans Retail, yang akan memperoleh hak eksklusif untuk menggunakan merek Carrefour di Indonesia berdasarkan suatu perjanjian lisensi dengan pihak Carrefour.

Trans Retail memperoleh pembiayaan sejumlah US$ 750 juta (Rp 7,2 trilliun) dari suatu sindikasi yang terdiri dari 10 bank internasional ternama yaitu: Credit Suisse, BNP Paribas, J.P. Morgan Securities, ING Bank, ANZ, Goldman Sachs, Deutsche Bank, Royal Bank of Scotland, Standard Chartered Bank dan Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ.

Didirikan tahun 1998, PT Carrefour Indonesia saat ini merupakan pemimpin pasar yang terkemuka, menguasai lebih dari 40% pangsa pasar di segmen hypermarket dan supermarket dengan jaringan operasional yang terdiri dari 85 gerai atau pusat perdagangan di 28 kota di Indonesia dan mempekerjakan sekitar 28,000 karyawan.

Selain itu perusahaan ini bermitra dengan lebih dari 4,000 pemasok (dimana 70% adalah UKM) dan melayani lebih dari 72 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Trans Retail meng-akuisisi 40% kepemilikan saham di PT Carrefour Indonesia pada bulan April 2010 dan pada tahun 2011, penjualan PT Carrefour Indonesia telah melampaui US$ 1,3 milliar.
(hen/dnl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT