Dahlan menegaskan, kedua BUMN tersebut akan dibubarkan kalau tidak memiliki kinerja baik dan terus merugi karena bisa membebani keuangan negara.
"Kertas leces dan Merpati kalau nggak jalan dibubarkan," tutur Dahlan di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (20/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada direksi hebat disana, Leces bisa hidup. Ini persolan manajemen. Dirut (Leces) sekarang isitmewa, tanpa PMN bisa hidup. IKI sudah mati, pilih Dirut hebat jadi hidup, Djakarta Lloyd dapat Dirut bagus jadi hidup," tambahnya.
Selain itu, Dahlan memiliki kriteria khusus bagi BUMN yang bisa disuntik mati alias dibubarkan.
"Bukan strategis, sudah bisa dikerjakan swasta, yang terus memebenani negara, yang masa depannya sulit," pungkasnya.
(feb/dru)











































