Penjagal Sapi Curhat Soal Rumah Pemotongan Hewan yang Sepi

Penjagal Sapi Curhat Soal Rumah Pemotongan Hewan yang Sepi

- detikFinance
Kamis, 22 Nov 2012 13:21 WIB
Penjagal Sapi Curhat Soal Rumah Pemotongan Hewan yang Sepi
Jakarta - Puluhan penjagal di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik PT Dharmajaya di Rawabadak Jakarta Utara menganggur dan tidak bekerja. Salah satu alasannya adalah karena tidak adanya juragan daging yang memotong sapi lokal di tempat ini. Juru Bicara RPH Rawabadak Jakarta Ramdhani mengaku jika Ia dan hampir semua penjagal menginginkan kehidupan yang seperti dulu.

"Kami ingin kehidupan yang seperi dulu. Per hari kami bisa memotong 40-50 ekor dengan penghasilan Rp 2,4-3 juta/hari," katanya saat ditemui detikFinance, Kamis (22/11/2012).

Saat ini RPH Rawabadak Jakarta Utara sepi dan seperti gudang kosong yang tak berpenghuni. Ramdhani mengatakan jika RPH ini tidak layak, Ia menginginkan Pemerintah daerah turun tangan untuk memperbaiki tempat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalo Pemda mau bantu, kami siap juga untuk bantu. Kami siap dengan tenaga-tenaga kami asalkan kami ingin RPH ini hidup kembali seperti dulu," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang penjagal RPH Rawabadak Astari. Ia mengungkapkan sungguh mustahil lokasi RPH Rawabadak yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok tetapi rutinitas pemotongan sudah tidak ada.

"Di Tanjung Priok banyak juragan daging tetapi mereka tersangkut di sana (banyak yang menjual daging sapi impor) . RPH siap menampung dan memotong walaupun dalam jumlah yang banyak seperti kata pemerintah (mendistribusikan 22.000 ekor sapi)," tandasnya

(wij/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads