Sejumlah hotel berbintang di Jakarta saat ini sulit untuk mendapatkan daging sapi. Walaupun mendapat pasokan daging, namun tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Hal ini dikemukakan oleh Juru Bicara Asosiasi Internasional Hotel Indonesia, Indah saat ditemui di Hotel Borobuddur Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
"Kita mengeluh terhadap permintaan untuk daging saat ini. Kalaupun ada kita minta daging sesuai standar yang kami mau. Sekarang kebanyakan hotel bintang empat dan lima menyediakan telur dan daging ayam karena daging sapi langka dan mahal," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengeluh terhadap kondisi ini. Kita minta daging sesuai standar yang kami mau. Steak House saja tidak mendapatkan daging impor dan UMP (upah minimum provinsi) naik bagaimana kita melangsungkan usaha," cetusnya.
Sementara itu Ketua Umum Aliansi Jasa Boga Indonesia R.A Ning Sudjito mengatakan hal yang sama dan mengeluh terhadap pasokan dan harga daging sapi saat ini. Ia juga menambahkan di beberapa tempat Jakarta harga daging sudah merambah ke angka Rp 100.000/Kg.
"Harga idealnya adalah Rp 60-70 ribu, saat ini sudah tinggi bahkan di beberapa tempat telah mencapai Rp 100.000/Kg. Saya punya 44 ribu lebih anggota. Permasalahan terhadap pembatasan impor sangat memberatkan. Daging sapi sebagai komponen utama," tandasnya.
(wij/hen)











































