Pedagang Daging Minta Pakde Karwo Larang Sapi Keluar dari Jatim

Pedagang Daging Minta Pakde Karwo Larang Sapi Keluar dari Jatim

- detikFinance
Senin, 26 Nov 2012 17:47 WIB
Pedagang Daging Minta Pakde Karwo Larang Sapi Keluar dari Jatim
Foto: Dok. detikFinance
Surabaya - Ratusan orang dari Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar mendatangi kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim). Mereka meminta agar Gubernur Soekarwo (Pakde Karwo) menghentikan pengiriman sapi ke luar Jatim tanpa terkecuali.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur Muthowif di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Senin (26/11/2012).

Ratusan massa pedagang sapi se-Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Pasuruan ini ingin gubernur juga membatalkan sapi impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami minta Gubernur menyetop pengiriman sapi keluar Jatim, tanpa terkecuali," kata Muthowif

Para pedagang sapi ini meminta gubernur melek terhadap kenyataan adanya penurunan aktivitas pemotongan sapi di sejumlah Rumah Potong Hewan (RPH) di Jatim. Bahkan, angka penurunan tersebut mencapai 50%.

"Misalnya di RPH Pegirian, yang biasanya memotong 210 sampai 300 ekor sapi per hari, kini cuma 130 ekor sapi," tambah dia.

Dalam aksinya, massa membawa berbagai spanduk dan poster. Diantaranya bertuliskan 'Pak Gubernur Tekano Sapi Impor, Tolong Sapi Jatim Ojo Oleh Metu Provinsi Jatim', 'Setop Sapi Keluar Jatim', 'Sapi Surplus, Mana Buktinya Cak' (Pak Gubernur Datangkan Sapi Impor, Sapi Jatim Jangan Dibolehkan Keluar dari Jatim).

Aksi massa ini sempat memanas ketika mereka belum ditemui Soekarwo. Massa sempat emosi dan menginjak-injak kawat berduri. Pasalnya Gubernur Jatim Soekarwo tidak menemui mereka. Massa berteriak agar bisa masuk ke kantor Gubernur Jatim.

"Masuk, masuk, masuk," sambil menginjak dan mendorong kawat berduri yang membatasi area massa dengan kantor gubernur.

Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian langsung siaga. Bahkan, polisi sempat melarang agar massa tidak melakukan aksi pengrusakan kawat berduri.

Beberapa perwakilan massa ditemui oleh Kepala Dinas Peternakan Jatim, Maskur di ruang Binaloka kantor Pemprov Jatim.


(nrm/fat)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads