"Semua wilayah di Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk memenuhi swasembada daging di 2014," katanya saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Ia menuturkan berdasarkan laporan dari berbagai kepala dinas di daerah dan pengecekan langsung oleh kementerian pertanian. Daerah-daerah yang menjadi basis produksi sapi mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB dan NTT mengalami pertumbuhan populasi sapi.Bahkan provinsi paling timur Indonesia yaitu Papua, populasi sapi mengalami pertumbuhan di atas 7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data yang ditunjukan oleh Kementerian Pertanian provinsi Jawa timur dengan populasi sebesar 4,8 juta ekor sapi saat ini mempunyai stok sapi siap potong untuk tahun 2012 sebanyak 700.000 ekor. Dari jumlah tersebut sebanyak 500.000 ekor untuk kebutuhan Jatim dan 200.000 ekor alokasi luar Jatim (termasuk Jakarta).
Jawa Tengah saat ini mempunyai stok sapi sebanyak 2,5 juta yang terbagi dua yaitu sapi potong sebanyak 2 juta ekor dan sapi perah sebanyak 500.000 ekor. Dari 2 juta ekor sapi potong, 120.000-125.000 untuk kebutuhan Jabar dan DKI Jakarta sedangkan 312.000 untuk Jateng.
"Masih ada NTB dan NTT yang telah menyiapkan masing-masing 5.000 ekor sapi untuk kebutuhan Jakarta dan Papua yang mengalami pertumbuhan populasi sapi sebesar 7,79%. Kemudian masih ada Lampung dan Sulawesi Selatan. Jadi swasembada daging 2014 akan terpenuhi karena melihat banyaknya populasi sapi di tanah air," cetusnya.
(wij/hen)











































