Pembangunan Jembatan Selat Sunda Bakal Banyak Pakai Tenaga Asing

Pembangunan Jembatan Selat Sunda Bakal Banyak Pakai Tenaga Asing

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 27 Nov 2012 18:18 WIB
Pembangunan Jembatan Selat Sunda Bakal Banyak Pakai Tenaga Asing
Serang - Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang memakan dana hingga lebih dari Rp 100 triliun bakal banyak menggunakan tenaga kerja asing.

Hal ini disampaikan kan oleh Konsultan proyek JSS Wiratman Wangsadinata ketika ditemui usai Lokakarya Pertimbangan Geologi Untuk Pengembangan Jembatan Selat Sunda, Serang, Banten, Selasa (27/11/2012).

"Akan banyak juga menggunakan tenaga asing dalam pembangunan fisik JSS," kata Wiratman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wiratman, alasan banyaknya penggunaan tenaga asing karena dinilai memiliki pengalaman yang luas, khususnya dalam pembangunan jembatan yang panjang tersebut. "Pengalaman tenaga asing diperlukan karena pengalamannya luas," ucapnya.

"Jadi kita tidak melakukan pekerjaan dari awal lagi, tinggal melanjutkan studi yang dilakukan mereka (asing) dalam pembuatan panjang bentang 3.300 meter," kata Wiratman.

Nantinya juga akan dilakukan kerjasama dengan perusahaan pembuat jembatan Akashi Kaikyo Jepang yang panjangnya 1.991 meter.

"Kenapa kita kerjasama dengan perusahaan pembuat jembatan Akashi Kaikyo, karena perusahaan tersebut berhasil membuat pulau buatan," katanya.

Namun walaupun menggunakan tenaga asing, Wiratman menegaskan tenaga asing itu tetap berada di bawah tenaga-tenaga nasional.

"Jangan sampai proyek ini jatuh di tangan asing, terutama feasibility studies (FS), harus benar-benar dikerjakan tenaga nasional, tapi dalam pembangunan fisik jembatan menggunakan tenaga asing dipastikan berada di bawah tenaga-tenaga nasional," katanya.

Meskipun begitu, saat ini proyek jembatan tersebut belum jelas. Pemerintah belum memutuskan pengerjaan jembatan ini. Para menteri-menteri di bidang ekonomi belum satu suara mengenai pembiayaan kajian atau feasibility studies pengerjaan proyek tersebut.

(rrd/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads