Hal ini disampaikan kan oleh Konsultan proyek JSS Wiratman Wangsadinata ketika ditemui usai Lokakarya Pertimbangan Geologi Untuk Pengembangan Jembatan Selat Sunda, Serang, Banten, Selasa (27/11/2012).
"Akan banyak juga menggunakan tenaga asing dalam pembangunan fisik JSS," kata Wiratman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita tidak melakukan pekerjaan dari awal lagi, tinggal melanjutkan studi yang dilakukan mereka (asing) dalam pembuatan panjang bentang 3.300 meter," kata Wiratman.
Nantinya juga akan dilakukan kerjasama dengan perusahaan pembuat jembatan Akashi Kaikyo Jepang yang panjangnya 1.991 meter.
"Kenapa kita kerjasama dengan perusahaan pembuat jembatan Akashi Kaikyo, karena perusahaan tersebut berhasil membuat pulau buatan," katanya.
Namun walaupun menggunakan tenaga asing, Wiratman menegaskan tenaga asing itu tetap berada di bawah tenaga-tenaga nasional.
"Jangan sampai proyek ini jatuh di tangan asing, terutama feasibility studies (FS), harus benar-benar dikerjakan tenaga nasional, tapi dalam pembangunan fisik jembatan menggunakan tenaga asing dipastikan berada di bawah tenaga-tenaga nasional," katanya.
Meskipun begitu, saat ini proyek jembatan tersebut belum jelas. Pemerintah belum memutuskan pengerjaan jembatan ini. Para menteri-menteri di bidang ekonomi belum satu suara mengenai pembiayaan kajian atau feasibility studies pengerjaan proyek tersebut.
(rrd/dnl)










































