Musim Tanam Telat 2 Bulan, Mentan Pastikan Produksi Beras Normal

Musim Tanam Telat 2 Bulan, Mentan Pastikan Produksi Beras Normal

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 15:48 WIB
Musim Tanam Telat 2 Bulan, Mentan Pastikan Produksi Beras Normal
Jakarta - Musim tanam tahun ini mundur dua bulan dari kondisi normal, karena baru akan mulai akhir November atau awal Desember. Pemerintah mengakui tidak akan ada gangguan produksi beras hingga akhir tahun.

"Sejauh ini belum ada laporan yang mengkhawatirkan tetapi sebagian masih ditopang irigasi jadi masih bisa ditopang. Tidak ada gangguan produksi," ungkap Menteri Pertanian Suswono di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Suswono juga menuturkan, belum ada lonjakan harga beras karena musim kemarau yang panjang dan musim tanam yang telat 2 bulan. Saat ini distribusi beras per hari ke Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur menurut Suswono masih normal yaitu 2.000 ton/hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira belum ada lonjakan harga karena musim kemaru sendiri agak panjang di sejumlah daerah masih bisa menanam dan kalau indikator dan suplay ke Cipinang itu masih 2.000 ton/hari," katanya.

Serangkaian cara telah dilakukan Kementerian Pertanian untuk menangani masalah mundurnya musim tanam. Salah satu cara adalah memanfaatkan rawa sebagai media tanam.

"Saya tidak terlalu mengkhawatirkan dengan usaha yang maksimal termasuk salah satunya dengan manfaatkan lahan rawa yang selama ini terbengkalai sudah kita manfaatkan jadi artinya produksi bisa meningkat diatas 6% dan semoga itu terwujud," cetusnya.

(wij/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads