Ciputra: Indonesia Kekurangan 4 Juta Pengusaha

Ciputra: Indonesia Kekurangan 4 Juta Pengusaha

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 17:00 WIB
Ciputra: Indonesia Kekurangan 4 Juta Pengusaha
Jakarta - Pengusaha senior Ciputra mengatakan Indonesia masih membutuhkan jutaan wirausahawan. Saat ini, jumlah wirausahawan di Indonesia belum mencapai 1% dari total jumlah penduduk.

Hal tersebut dikatakan Ciputra saat ditemui selepas acara Kompas CEO Forum di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

"Idealnya 2%, kurang 1% lagi dalam waktu 20 tahun. Kita perlu melatih 4 juta orang lagi," ungkap Ciputra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, pengembangan wirausaha di Indonesia perlu didukung dengan sistem pendidikan yang baik. Jiwa wirausaha, lanjut Ciputra, harus ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Karena tak banyak lulusan sebuah sekolah tinggi atau universitas hanya menganggur dan tidak produktif.

"Tiap tahun tamat universitas 800 ribu orang, semua diajarkan untuk mencari kerja. Universitas Ciputra menghasilkan pengusaha, sebelum lulus dia sudah punya usaha. Universitas itu jangan menjadi sumber pengangguran, tapi sumber tenaga kerja," tuturnya.

Dikatakan Ciputra, membangun jiwa untuk menjadi seorang wirausaha itu adalah hal yang wajib. Jika tidak, penduduk Indonesia hanya akan menjadi penonton saja, terlebih saat menghadapi Asian Economic Community pada tahun 2015 nanti.

Kita harus jadi entrepreneur, kalau nggak kita kalah bersaing. Kita hanya akan jadi penonton pengusaha-pengusaha besar. Pengusaha besar nanti makin banyak," jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, ada 3 faktor penting yang harus diterapkan masyarakat di Indonesia untuk menumbuhkan jiwa wirausaha.

"Integritas, profesionalisme, dan entrepreneurship. Masih kurang semua, yang paling kurang entrepreneurship," cetusnya.

(zlf/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads