Pertamina Perkirakan Raup US $ 1 Miliar per Tahun dari TPPI
Senin, 20 Sep 2004 17:17 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan akan meraup pendapatan sebesar US $ 1 miliar per tahun dari proyek Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI). Proyek tersebut diharapkan dapat beroperasi sekitar tahun 2006."Ini proyek yang menguntungkan. Nilainya cuma US $ 400 juta dan bisa dibayar dalam tempo dua tahun. Sementara dari perhitungan kami, Pertamina setidaknya akan memperoleh pendapatan sebesar US $ 1 miliar per tahun, kira-kira mulai 2007," ujar Direktur Keuangan Pertamina Alfred Rohimone ketika dihubungi wartawan, Senin (20/9/2004).Alfred juga menegaskan, proyek TPPI, akan mengurangi ketergantungan impor minyak mentah Indonesia dari luar negeri. "Tuban bisa menjadi kota minyak. Dengan demikian kebutuhan Jawa Timur bisa dipenuhi," ujarnya.Apalagi, sambung Alfred, jika di Jawa Timur juga dibangun kilang minyak. "Kalau sudah begitu, asing tak bisa masuk lagi ke Jatim. Selama ini cuma propinsi Jatim yang jadi weakness kita. Sebab tidak ada kilang minyak di sana padahal kebutuhannya tinggi," kata Alfred.Sebelumnya Pertamina mendapatkan pendanaan dari NEXI US$ 200 juta dan JBIC sebesar US $ 200 juta. Pencairan pendanaan itu hanya sekitar US $ 50 juta per tiga bulan sejak Mei 2004."Namun karena pembangunannya cepat, Standart Chartered Bank berminat untuk memberikan bridging," demikian Alfred Rohimone.
(djo/)











































