Iman Sugema: Respons Positif Pasar Soal Pemilu Hanya Sesaat

Iman Sugema: Respons Positif Pasar Soal Pemilu Hanya Sesaat

- detikFinance
Selasa, 21 Sep 2004 12:07 WIB
Jakarta - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economic & Finance (INDEF) Iman Sugema melihat respons positif pasar atas hasil perhitungan cepat (quick count) yang menempatkan SBY sebagai pemenang pemilu hanyalah sesaat dan tidak terlalu signifikan."Sebenarnya hasil pemilu kan sudah diperkirakan sejak awal bahwa SBY-Jusuf Kalla akan menang. Jadi kalau ada respons positif atau negatif paling hanya sementara yakni 1-2 hari saja. Ini tidak akan terlalu terlihat di IHSG maupun rupiah," kata Iman Sugema dalam perbincangannya dengan detikcom, Selasa (21/9/2004).Menurut Iman Sugema, yang akan lebih memberikan dorongan ke Indeks dan rupiah adalah susunan kabinet khususnya di jajaran menteri ekonomi serta program kerja yang akan dilakukan. "Sekarang ini kita tunggu kabar baik dari susunan kabinet dan program kerja presiden terpilih," ungkap Direktur INDEF ini.Ketika disinggung soal visi dan misi yang sudah dipublikasikan selama ini, Iman menilai bahwa visi dan misi ekonomi yang disampaikan dua pasangan calon masih sangat umum dan belum konkrit. "Sebenarnya visi-misi ekonomi Megawati dan SBY relatif sama dan kita tidak bisa mengatakan visi-misi SBY jauh lebih baik dibandingkan Mega. Isinya sama, tapi penyampaiannya saja yang berbeda," terangnya.Oleh karena itu Iman Sugema akan melihat langkah konkrit presiden terpilih Susilo Bambang Yudhiyono dengan pasangannya Muhammad Jusuf Kalla dalam 100 hari pertama pemerintahannya. "Kita kan harus memberikan waktu bagi mereka untuk menyusun kabinet dan program kerja. Setelah itu kita lihat bagaimana 100 hari pertama pemerintahan mereka," tegas dosen IPB Bogor ini menambahkan.Iman juga menyebutkan bahwa tugas berata dari presiden dan wakil presiden baru adalah bagaimana kembali menggerakan pertumbuhan ekonomi serta memberikan pondasi yang kuat bagi perekonomian Indonesia dalam jangka panjang."Ya kalau dalam jangka pendek pasti ada hal-hal yang harus cepat diselesaikan seperti mengatasi defisit anggaran, pembangunan infrastruktur, menggiatkan investasi dan sejumlah isu lain yang banyak sekali," kata Iman menutup perbincangan. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads