Pria yang tinggal di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan ini mengatakan, Jakarta sudah sangat macet. Dia curhat dari rumahnya ke kantor di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, diperlukan waktu hingga 2 jam.
"Jakarta ini sudah sangat memerlukan MRT, saya pulang 2 jam," ujar Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tidak pakai kawalan. Saya tidak mau pakai pengawal sudah 12 tahun karena itu menambah kemacetan. Jadi segera kita rapat untuk mencarikan solusi (untuk pembangunan MRT)," curhatnya.
Untuk itu, lanjut Hatta, MRT ini sangat dibutuhkan karena jika dibiarkan dalam waktu lama, maka untuk menanggulanginya akan semakin sulit.
"Kalau tidak bangun sekarang, 2018 maka akan semakin repot," tegasnya.
Sementara sampai saat ini, Jokowi sangat berhati-hati memutuskan proyek MRT Jakarta yang dananya didapat dari utangan ke Japan International Cooperation Agency (JICA).
Jokowi ingin beban pembiayaan yang ditanggung Pemprov DKI bisa diperkecil, dan beban ke pemerintah pusat ditambah. Namun Menteri Keuangan Agus Martowardojo tidak menyetujuinya.
(nia/dnl)











































