Curhat Macet, Hatta: Jakarta Perlu MRT, Saya Pulang Saja 2 Jam

Curhat Macet, Hatta: Jakarta Perlu MRT, Saya Pulang Saja 2 Jam

- detikFinance
Rabu, 05 Des 2012 19:48 WIB
Curhat Macet, Hatta: Jakarta Perlu MRT, Saya Pulang Saja 2 Jam
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mendesak Gubernur Joko Widodo (Jokowi) untuk segera merealisasikan proyek mass rapid transit (MRT) Rp 15 triliun. Apa alasannya?

Pria yang tinggal di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan ini mengatakan, Jakarta sudah sangat macet. Dia curhat dari rumahnya ke kantor di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, diperlukan waktu hingga 2 jam.

"Jakarta ini sudah sangat memerlukan MRT, saya pulang 2 jam," ujar Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta mengaku kewalahan dengan kemacetan di Jakarta. Apalagi, dia mengaku tak pernah menggunakan pengawalan di jalan yang menurutnya justru menambah kemacetan.

"Karena tidak pakai kawalan. Saya tidak mau pakai pengawal sudah 12 tahun karena itu menambah kemacetan. Jadi segera kita rapat untuk mencarikan solusi (untuk pembangunan MRT)," curhatnya.

Untuk itu, lanjut Hatta, MRT ini sangat dibutuhkan karena jika dibiarkan dalam waktu lama, maka untuk menanggulanginya akan semakin sulit.

"Kalau tidak bangun sekarang, 2018 maka akan semakin repot," tegasnya.

Sementara sampai saat ini, Jokowi sangat berhati-hati memutuskan proyek MRT Jakarta yang dananya didapat dari utangan ke Japan International Cooperation Agency (JICA).

Jokowi ingin beban pembiayaan yang ditanggung Pemprov DKI bisa diperkecil, dan beban ke pemerintah pusat ditambah. Namun Menteri Keuangan Agus Martowardojo tidak menyetujuinya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads