Komite Daging: RI Punya 14,8 Juta Ekor Sapi, Itu Baru Katanya

Komite Daging: RI Punya 14,8 Juta Ekor Sapi, Itu Baru Katanya

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 11 Des 2012 15:18 WIB
Komite Daging: RI Punya 14,8 Juta Ekor Sapi, Itu Baru Katanya
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Setelah melakukan sensus atau pendataan sapi potong di 2011, pemerintah mengklaim Indonesia punya 14,8 juta ekor sapi. Namun keabsahan data yang dibuat Badan Pusat Statistik (BPS) itu dipertanyakan.

"Kita punya 14,8 juta ekor sapi, itu baru katanya," begitu celotehan Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang di acara dialog publik swasembada daging di Gedung Palm One, Kuningan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Sarman membandingkan keabsahan data yang dimiliki Indonesia dibandingkan dengan Australia dan Selandia Baru. Menurut catatan Sarman, Australia dan Selandia Baru mmiliki jumlah populasi sapi lebih besar dibandingkan populasi penduduknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Australia mempunyai populasi penduduk 22 juta, sedangkan populasi sapinya 26 juta. Sama juga dengan Selandia Baru yang populasi penduduknya hanya 5 juta, sedangkan populasi sapinya sudah 12 juta. Indonesia punya penduduk 240 juta sedangkan sapi 14,8 juta itu juga katanya," katanya.

Sarman mengatakan, sikapnya mengkritisi pemerintah terutama Kementerian Pertanian bukan karena membenci pemerintah, tetapi karena menginginkan kisruh soal sapi dan daging selesai. Bahkan Sarman mengaku sempat berdebat dengan Ketua Komisi IV DPR karena dengan mudah mengatakan daging sapi langka bisa diganti dengan daging ayam.

"Saya cinta terhadap Kementerian Pertanian, makanya saya kritik Kementan. Kita harus jujur apakah kita bisa menjadi swasembada. Saya marah kalau pejabat menyatakan kalau daging sapi tidak ada bisa diganti daging yang lain. Ini hak asasi orang. Saya berdebat dengan Ketua Komisi IV. Bapak lihat ada nggak rendang ayam, yang ada rendang sapi Pak," cetus Sarman.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads