"Kalau saya realistisnya revisi ajalah, revisi targetnya karena nggak akan tercapai," ungkap Bustanul saat ditemui di acara Diskusi Ketahanan Pangan di Jakarta, Selasa, (11/12/12).
Dia beralasan, sangatlah tidak mungkin target tersebut akan tercapai. Menurutnya, di satu sisi untuk komoditas daging sapi misalnya, pemerintah menggebu-gebu untuk mencapai target ini, tapi di sisi lain, impor masih dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kepanikan-kepanikan pemerintah dalam merespons kebijakan ini pun ikut berpengaruh," imbuhnya.
Dia menambahkan, secara gamblang capaian ini akan sulit diraih. Bahkan, dalam kurun waktu 5 tahun ke depan pun, target ini pun belum tentu bisa diraih.
"Kalau tidak ada langkah untuk kedelai saya menduga 5 tahun lagi juga nggak akan tercapai, Gula juga sama, kalau tidak ada langkah radikal di hulu dan pengolahan juga tidam akan tercapai 5 tahun," tegasnya.
"Kalau beras okelah, jagung so-so lah," pungkasnya.
(zul/dru)











































