"Ada 30% dari 1.200 ekor sapi yang dipotong di Jakarta adalah sapi betina produktif," kata Ketua Umum APPHI Abud Hadiyanto di Gedung Palma One, Kuningan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Menurut Abud, kondisi ini terjadi sejak sebulan terakhir, atau ketika isu kelangkaan daging sapi merebak. Untuk memenuhi kuota kebutuhan daging, mau tidak mau pihak penyedia daging memotong sapi betina sebagai alternatif. Selain itu, dikatakan Abud, kondisi lebih parah terjadi di Jawa Timur. Sebanyak 60% sapi betina produktif terpotong di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abud mengatakan, pemerintah harus membuka mata terhadap kondisi ini dan mengetahui isu yang mengatakan banyak sapi betina produktif terpotong benar adanya. Menurut Abud, dengan adanya kejadian ini, maka rencana swasembada daging 2014 bisa terganggu.
"Kalau ini dipotong apa yang kita harapkan dari swasembada daging 2014. Kami meminta perlu ada tinjauan ulang dari pemerintah," jelas Abud.
Pemerintah memang menyatakan akan menyelamatkan sapi betina produktif untuk dikembangbiakkan dalam upaya swasembada gading 2014. Namun upaya pemerintah belum berjalan.
(/)










































