Kasus Bakso Babi, Pedagang Frustasi Harga Daging Sapi 'Selangit'

Kasus Bakso Babi, Pedagang Frustasi Harga Daging Sapi 'Selangit'

- detikFinance
Kamis, 13 Des 2012 18:21 WIB
 Kasus Bakso Babi, Pedagang Frustasi Harga Daging Sapi Selangit
ilustrasi
Jakarta - Masih ingat dengan penyergapan sebuah kios penggilingan daging di Pasar Cipete, Jakarta Selatan? Kios tersebut digrebek oleh polisi karena menjual bakso yang dicampur daging babi.

Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang menyalahkan pemerintah terhadap kenyataan ini. Hal ini sebagai bukti bahwa pelaku usaha sudah putus asa dengan kenaikan harga daging sapi tinggi mencapai Rp 90.000-Rp 100.000/Kg.

"Saya sangat sayangkan dan tidak menduga ini terjadi. Ini karena mahalnya harga daging sapi dan pemerintah tidak tanggap," ungkap Sarman saat dihubungi detikFinance, Kamis (13/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini menurut Sarman fluktuasi harga daging sapi di DKI Jakarta masih tinggi. Harga masih berada pada level Rp 90.000-100.000/Kg. Tidak hanya itu, stok daging saat ini terbatas dan membuat kasus bakso dicampur dengan daging babi akhirnya terjadi.

"Harganya (daging sapi) masih tinggi, Rp 90.000-100.000/Kg, saya sayangkan kejadian ini terjadi karena hilangnya daging sapi di negara kita," kata Sarman.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads