Kasus bakso mengandung daging babi di Jakarta menjadi perhatian pemerintah pusat. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa angkat bicara soal kasus sensitif tersebut.
"Saya kira memang pemerintah daerah termasuk badan POM harus melakukan suatu operasi ke pasar-pasar. Supaya masyarakat tidak resah dengan tercampurnya daging bakso seperti itu. Kasihan pedagang bakso kita. Bisa nanti bangkrut semua, jadi ini tanggung jawab dari pengawas, baik badan POM maupun badan POM DKI untuk melakukan pengawasan," kata Hatta di Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (14/12/2012)
Hatta mengakui kasus ini berlatar belakang karena tingginya harga daging sapi belakangan ini. Saat ini pemerintah ini sedang masa transisi untuk meningkatkan pasokan daging dapi dari peternak dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini harus kita pecahkan. Kalau kita ngambil jalan pintas, langsung import saja. Ya harganya akan turun, tapi kita tidak akan pernah berswasembada. Jadi menurut saya impor perlu untuk menutupi kekurangan, perlu sekali dan sekaligus menstabilkan harga tapi terukur, jangan justru nanti mematikan para peternak yang sedang happy-happy-nya sekarang menikmati harga 35 ribu per kg," katanya.
Menurut Hatta, jika proses pengadaan sapi lokal sudah lebih baik dengan transportasi yang efisien, maka masalah harga dan terbatasnya pasokan daging akan bisa diatasi.
"Saya yakin di 2013 akan drop harganya. Dan juga saya minta Mentan dan Mendag untuk menghitung jangan jangan sebetulnya konsumsi per kapita kita naik. Middle class juga naik. Dari satu sisi kita bersyukur tapi di sisi yang lain kita harus penuhi supply itu. Per kapitanya naik kok pasti naik," katanya. (hen/dnl)











































