"Bapak dan ibu saya buruh tani tetapi (kondisi pertanian) beda dengan sekarang," kata Dahlan, Senin (17/12/2012).
Menurut Dahlan saat ini profesi petani sangat jauh berbeda dengan masa lalu. Dengan bantuan mesin transplanter dan harvester membuat pekerjaan petani lebih ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Dahlan juga menuturkan soal pertanian zaman Soeharto. Konsep modernisasi pertanian pernah dicanangkan oleh Soeharto tetapi gagal total karena berbagai hambatan.
"Cita-cita memiliki sawah yang modern itu sudah lama di zaman Soeharto pernah diinginkan. Tetapi gagal total karena teknologi di area sulit. Daerah Ketapang kompak dan tidak ada berkelahi dan bunuh-bunuhan. Saya yakin bisa sukses. Kalau gagal saya tidak tahu lagi harus bagaimana," cetus Dahlan.
Seperti diketahui, hari ini Dahlan membuka penanaman sawah di Desa Pelang, Matanhilir Selatang, Ketapang Kalimantan Barat dengan luas 3000 hektar.
Acara yang digagas oleh BUMN Sang Hyang Seri ini adalah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian terutama padi khususnya di provinsi Kalimantan Barat.
(wij/ang)











































