Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menegaskan tak terima adanya anggapan bahwa ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas 6% terjadi tanpa campur tangan pemerintah alias autopilot.
Hal ini disampaikan oleh Armida dalam acara forum diskusi Economic Outlook 2013 di Hotel Mandarin, Senin (17/12/2012)
"Kalau autopilot pertumbuhan kita pasti di bawah 5%, saya tak terima dibilang autopilot, kalau autopilot mungkin seperti di India, dulu pertumbuhan 8-9% sekarang di atas 5%," kata Armida.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau autopilot kita paling tinggi 5%, kenapa saya tak terima dibilang autopilot karena investasi kita strong atau kuat, di tengah perlambatan ekonomi global, tahun ini kita tumbuh 11% investasi, jadi investasi ini kita harus pertahankan, lalu ekonomi kita dorong konsumsi pemerintah," katanya.
Meskipun begitu, Armida mengakui dampak krisis global secara langsung memukul kinerja ekspor Indonesia. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, ia optimistis ekonomi Indonesia bisa tembus 7% jika ditopang juga oleh ekspor yang membaik.
"Memang kalau untuk 7%, ekspornya harus kuat, sekarang ada hambatan perekonomian global," katanya. (hen/dru)











































