Demikian disampaikan Plt Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di kantor Kemenko Perkonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/12/2012).
"Tahun depan kita mau buat insentif untuk investasi yang penyerapan tenaga kerjanya relatif besar. Jadi industri yang cenderung padat karya, jadi garmen, tekstil sama alas kaki," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tax allowence kan untuk pendirian perusahaan, kalau yang ini untuk perusahaan yang sudah eksis, yang padat karya," jelasnya.
Di tempat yang sama, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah menargetkan penambahan lapangan kerja baru sebanyak 1 juta tahun depan. Dengan investasi yang diperkirakan masuk tahun depan sebesar Rp 390 triliun akan tercipta lapangan kerja sebesar 595 ribu.
"Inilah makanya kita bertekad sampai angka satu juta yang memang harus kita jaga investasi, mumpung sekarang investasi itu mengalir ke Indonesia cukup baik," jelasnya.
(nia/dnl)










































