Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Dedi Priatna mengungkapkan proyek MRT ini merupakan program nasional, sehingga pemerintah pusat pun bertanggung jawab atas proyek ini.
"MRT ini bukan proyek daerah saja, pemerintah pusat juga ikut membiayai, proyek nasional, jadi keputusannya dari berdua," ungkap Dedi saat ditemui di Kantor Bappenas, Kamis (20/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MRT ini mau ada Rakor di Menko Perekonomian, nanti dibicarakan keputusannya," tambahnya.
Dedi memastikan, proyek ini tidak akan dibatalkan. Kalaupun pembahasan akan menemui jalan buntu, akan diambil jalan tengah, salah satunya Dedi menyebut modifikasi proyek MRT. Sayangnya Dedi tak merinci, modifikasi seperti pada proyek yang akan menelan Rp 15 triliun tersebut.
"Kalau batal sih usaha kita sudah terlalu jauh. Modifikasi lah jalan tengahnya, kalau dikasih tau sekarang, nanti Gubernur-nya minta begitu lagi, nanti lah. Karena bagaimanapun, kita ini butuh MRT," pungkasnya.
Seperti diketahui MRT Jakarta yang berbasis rel rencananya akan membentang kurang lebih 110,8 Km, meliputi dua koridor utama, yaitu koridor selatan-utara yang jadi prioritas, sementara itu koridor timur-barat masih tahap kajian, dari timur Jakarta-Balaraja.
Untuk koridor Selatan-Utara (Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih 23, 8 km dan Koridor TimurnBarat sepanjang kurang lebih 87 km. Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap:
Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.
MRT tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI, koridor utara-selatan, jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 Km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.
Sementara itu 6 stasiun sepanjang 6 Km berada di bawah tanah yaitu Bundaran Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.
Untuk tahap II masih koridor utara-selatan, rencananya stasiun-stasiunnya semuanya di bawah tanah antara lain Kebon Sirih, Monas, Harmoni, Glodok, Kota dan Kampung Bandan. MRT Tahap II utara-selatan dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 Km yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018 dipercepat dari 2020.
(zlf/hen)










































