"Ini adalah salah satu national interest KPK. Hari ini kami melakukan diskusi terkait 2 isu, di bidang pupuk dan impor daging sapi," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2012).
Menurut Bambang, KPK akan membantu BUMN membuat sistem-sistem pencegahan untuk meminimalisir penyelewengan terkait ketahanan pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang melanjutkan, salah satu sistem yang akan dibuat oleh KPK adalah untuk meminimalisir kecurangan terkait pengadaan pupuk.
"Hasil studi yang meliputi studi kami meliputi regulasi, kelembagaan dan tata laksanan, kami akan menawarkan pembuatan sebuah software untuk memantau pupuk, pendistribusian, dan kelangkaan pupuk," lanjutnya.
Di tempat yang sama, Deputi bidang industri primer kementerian BUMN Muhammad Zamkhani menyambut baik kerjasama KPK BUMN ini.
"Kita ingin membangun sebuah sistem sehingga tidak ada celah orang untuk bertindak korupsi. Kami berterima kasih telah diberikan kesmepatan (kerjasama) ini. Sehingga nanti ke depan bisa bersama-sama mencari terobosan sistem-sistem," kata Zamkhani.
Berikut beberapa perwakilan BUMN yang datang ke KPK hari ini
- Deputi bidang industri primer kementerian BUMN Muhammad Zamkhani
- Dirut PTPN III Megananda Daryono
- Dirut Sang Hyang Seri Kaharudin
- Dirut Pertani Eddy Budiono
- Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Koeshartono
- Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso
- Direktur pemasaran PTPN X Mochammad Sulton
- Dirut PT Berdikari Librato El Arif










































