Tim 7 Proyek Jembatan Selat Sunda Kompak Tutup Mulut

Tim 7 Proyek Jembatan Selat Sunda Kompak Tutup Mulut

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 20 Des 2012 19:12 WIB
Tim 7 Proyek Jembatan Selat Sunda Kompak Tutup Mulut
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengaku pembahasan mengenai Jembatan Selat Sunda (JSS) masih belum selesai. Oleh sebab itu, semua anggota tim 7 JSS kompak untuk tidak membicarakan perkembangan pembahasan JSS kepada publik.

"Yang lain juga tidak pernah jawabkan, jadi memang kita sepakatnya begitu, belum lah," ujar Djoko singkat saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Meskipun demikian, Djoko mengaku tengah memperbaiki jalan lintas Selatan Jawa yang merupakan terusan dari JSS, dari wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembahasan proyek ini dilakukan oleh Tim 7 yang terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dengan anggota Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Bappenas ditunjuk oleh Presiden SBY.

Jembatan Selat Sunda ditargetkan mulai groundbreaking tahun 2014. Proyek jembatan sepanjang 29 Km itu rencananya akan menelan dana sedikitnya Rp 100 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo sempat mengusulkan revisi Perpres No 86 Tahun 2011 tentang Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

Dalam perkembanganya usulan itu menuai perdebatan karena bakal mengancam kiprah pemrakarsa (pemda Lampung-Banten dan Artha Graha) untuk menyiapkan proyek JSS termasuk studi kelayakan dan basic design.

Masalah ini dibahas di kantor menko, yang kemudian dibentuk tim 7 sebagai tim inti yang membahas perbaikan maupun rekomendasi terkait persiapan pembangunan JSS. Sejak Juli lalu sejatinya masalah ini sudah ada keputusan namun hingga kini sudah 6 bulan tak ada hasil.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads